Ditulis oleh Cilacap Online Kamis, 12 Februari 2009 22:28
BLITAR - Selain aliran sesat penyebah Jibril, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar mencatat ada lima aliran serupa yang bermunculan sejak tahun 2001 silam.
Sebagian besar aliran ini sudah dibubarkan, meski diakui beberapa pengikutnya diindikasikan masih bergerak. "Meski sudah dibubarkan kita tetap melakukan pemantauan terhadap semua aliran itu," ujar Sekretaris MUI Kabupaten Blitar Ahmad Su'udi di Jawa Timur, Kamis (12/2/2009).
Enam aliran menyimpang ini adalah Aliran Purbokayun di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun dengan ritual zikir perdukunan. Kemudian aliran Podo Bongso di Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, dengan ritual salat boleh menghadap ke mana saja.
Selanjutnya, Aliran Al Qiyadah Al Islamiyah di Desa Kademangan yang menganggap Ahmad Muzadek sebagai nabi, aliran tanpa nama di Desa Wonotirto dengan ritual salat menghadap ke timur dan free sex sesama pengikut.
Lalu, aliran tanpa nama di Desa Bangsari, Kecamatan Nglegok dengan ritual boleh salat sambil melakukan kegiatan lain, seperti salat Jumat sambil bekerja atau mencangkul di sawah, dan terakhir aliran Safaatus Sholawat pimpinan Suliyani di Desa Ngembul
Berita msn.com/okezone
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |















Comments
lho kok ini ada macem2.
Hati2 lho buat semuanya, kalau tersesat gak tanggung2 ujungnya di neraka Lagian MUI kok yo tahu kalau aliran itu sesat ?
Berarti MUI sudah tahu yg gak sesat dong, Ya udah kita minta dianterin MUI saja biar gak sesat dan tentunya pasti gak ke neraka. Ya... nggak...ya nggakkk ?