Ditulis oleh Cilacap Online Jumat, 27 Maret 2009 11:08
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah peredaran uang palsu meningkat menjadi sembilan lembar per satu juta lembar uang. Untuk mengantisipasi terus merebaknya uang palsu, bank sentral sedang menyiapkan desain uang kertas baru.
Deputi Direktur Pengedaran Uang BI Yopie D Alimuddin mengatakan, peningkatan sudah terjadi hingga akhir Februari 2009 di mana jumlah uang palsu (upal) meningkat menjadi sembilan lembar per satu juta lembar uang. Sebelumnya, rasio upal di 2007 hanya tujuh lembar per satu juta lembar uang.
"Belum ada perubahan berarti dari peredaran upal awal 2009 sampai Februari. Akhir Maret akan kita kompilasi lagi data maupun sumber yang ada. Memang terjadi lonjakan dari data 2007 ke 2009 yaitu dari tujuh lembar per satu juta lembar menjadi sembilan lembar per satu juta lembar atau meningkat sekira 27.5 persen," jelasnya.
Untuk mengantisipasi hal itu, Yopie menjelaskan bahwa BI sudah menjalin kerjasama dengan lembaga terkait dan menggencarkan sosialisasi keaslian mata uang rupiah.
Sedangkan langkah tambahan adalah sedang melakukan redesain uang rupiah pecahan kertas, terutana nominal besar.Rencananya, BI menambah fitur pengamanan uang sehingga sulit dipalsukan.(MSN.)
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |














Comments