Ditulis oleh Cilacap Online Minggu, 05 April 2009 01:02
Ternyata hal begitu memalukan bukan cuma terjadi pada jasa pengiriman ajah tetapi kantor post Indonesia juga banyak melakukan hal sama memalukan kurang bisa dipercaya serta sifat-sifat petugasnya banyak yang serakah dan ambisi tinggi dengan barang milik orang lain, padahal barang-barang tersebut bukanlah miliknya tetapi hal yang memalukan tersebut sering terjadi karena pengiriman barang yang dari luar negeri melalui kantor post sering tidak memuasakan karena merasa dirugikan.Selain petugas kantor post meminta uang saat barang yang dikirim dari luar negri nyampe Indonesia dan pihak penerima mengambil barang tersebut diakntor post, pihak kantor post sering meminta uang lagi dengan alesan untuk membayar pajak atau ini itu lah yang sering jadi alesan pihak kantor post meminta uang.
Padahal barang tersebut saat dikirim, dari luar negerinya sudah dibayar sesuai berat barang yang dikirim. Dan yang lebih parahnya lagi kadang petugas kantor post berani membuka barang kiriman tersebut dan menggantinya dengan barang yang palsu seperti kiriman hp N73 sudah tertulis dengan jelas di paketnya itu tetapi saat sipenerima mengambil dan membukanya ternayata barang tersebut sudah bukan lagi hp N73 melainkan diganti dgn hp yang lain.
Huuuhh Indonesia begitu memalukan dengan sering terjadinya hal begitu dikantor post bagaimana Indonesia bisa maju jika tidak bisa merubah sikap kinerja untuk bertanggung jawab dan menghormati hak orang lain yang bukan miliknya.
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |














Comments