Ditulis oleh Ahmad Fadli Kamis, 30 April 2009 10:54
Kemaren sore adiku nyayur gendot. Dimakan anget-anget rasanya khas, mak nyuss. Nafsu makan jadi bertambah. Mungkin karena udah lama gak makan sayur yang satu ini kali.
Entah siapa yang pertama memberi nama Gendot untuk sayuran yang satu ini. Tapi yang jelas, bagi yang doyan, sayur gendot bener-bener bikin kangen. Sayuran ini terkenal susah di cerna. jaman aku kecil, waktu nongkrong di kakus kolam, sayur gendot ikut ngantri nunggu giliran di samber ikan. Jadi keluar masuk masih dalam wujud yang sama.
Secara umum daun gendot ini dikenal dengan nama genjer (Limnocharis flava). Seperti lirik lagu "genjer-genjer" di tahun 60-an yang sempat di larang karena berhubungan dengan pemberontakan PKI kala itu. Genjer atau gendot banyak ditemukan di sawah-sawah. ia tumbuh di permukaan tanah yang menangdung banyak air.
Kata para ahli gendot ini kaya akan unsur gizi. Setiap 100 g genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1.7 g, karbohidrat 7.7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Sayuran ini juga kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, dipercaya kanker kolon dan sembelit akan jauh dari Anda.
Kalo aku sih gak terlalu memperhatikan unsur-unsur diatas, namanya orang desa asal enak dan nikmat, embat ajah..
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |













Comments