Ditulis oleh Cilacap Online Sabtu, 30 Mei 2009 23:00
JAKARTA - Kebakaran lahan yang telah menjadi agenda tahunan disebabkan kebiasaan masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar lahan untuk bercocok tanam.Masalahanya, budaya bercocok tanam dengan membakar lahan itu sudah mengakar dan dilakukan secara turun menurun. "Bagi masyarakat itu adalah kegiatan yang mudah dan cepat," ujar Menteri Kehutanan MS kaban, dalam acara Program Kerja Sama Penelitian antara Pemerintah Jepang dan Indonesia dalam Rangka Mendukung Pengendalian Kebarakarn Hutan dan Lahan, di Departemen Kehutanan, Jakarta, Rabu (17/6/2008).
Pembakaran lahan gambut, lanjut Menhut, sudah tidak lagi menjadi masalah nasional dan regional saja, tapi sudah menjadi masalah internasional. "Maka dari itu saya meminta bantuan dari masyarakat untuk mengendalikan kebarakan," tegasnya.
Menhut juga mengatakan, pihaknya telah beberapa kali menjalin kerja sama dengan beberapa negara dan melakukan penelitian internal untuk mengatasi masalah ini.
Antara lain, pada Januari 2008, Perdana Menteri (PM) Jepang Yasuo Fukuda akan memberi bantuan sekira USD10 miliar dalam waktu lima tahun. Hal itu untuk menjalin kerja sama dengan sejumlah negara yang sedang berkembang untuk mencapai pengurangan gas rumah kaca. (rhsmsn/okezone)
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |














Comments