Jumat, Januari 01, 2010
   
TEXT_SIZE

Contreng

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 

SEKARANG adalah eranya contreng-mencontreng. Istilah ini mendadak ada. Tiba-tiba saja ia menjadi kata primadona, sering digunakan orang, terutama para caleg atau TS-nya. Jika Anda cari arti kata contreng di kamus, sia-sia saja. Di KBBI tak tertera sama sekali kata contreng. Padahal maksudnya tanda koreksi yang bentuknya seperti huruf V. Membubuhi tanda coretan.  Orang-orang desa biasa menyebutnya centang. Kalau di kampung-kampung, orang memang tak pernah tahu tentang contreng. Sehingga ketika sosialisasi dari KPU menyebut-nyebut kata contreng, di perdesaan banyak orang yang bingung. Setelah dijelaskan dan dicontohkan cara mencontreng, semua orang desa serempak bilang: Oooo, cawang. Centang, maksudnya.

Begitulah. Kita masih belum sempurna meninggalkan kebiasaan buruk, menciptakan sesuatu istilah baru yang nyata-nyata terdengar "asing" di mayoritas masyarakat.  Gemar memopulerkan kata baru dibandingkan menghidupkan atau memopulerkan kata atau istilah yang sudah ada. Lebih dari itu, pengertiannya sendiri ternyata tak jauh dari sinonim yang lebih hidup di masyarakat. Tak ada yang paham, kenapa tidak menggunakan istilah yang sudah benar-benar hidup di mayoritas rakyat. Padahal mayoritas penduduk di Pulau Jawa sudah fasih dan terbiasa dengan istilah "centang" dan "cawang".

Ada netter yang bersungut-sungut mengeluhkan istilah contreng yang katanya mendadak turun dari langit, langsung top. Ia mencoba menelusuri kamus-kamus bahasa Indonesia, istilah contreng tak ditemukan.  Di KBBI, fakta juga, tak tertera yang dimaksudkan dengan contreng.

Di desa-desa orang-orang berteriak, ada juga yang cemas dengah contreng. Tidak semata istilahnya yang mengernyitkan dahi, tetapi cara melakukan contreng itu sendiri membingungkan. Masyarakat pemilih sudah terbiasa dengan istilah atau praktik "mencoblos" dari pemilu ke pemilu, kini dipaksa untuk mengganti tradisi tersebut dengan istilah dan cara baru. Tak ada penjelasan memadai kenapa mencoblos sudah tak boleh lagi. Begitu juga penjelasan kenapa mencontreng yang dipakai.

Di situ saja sudah kompleks. Belum lagi baris antar nama yang satu dengan nama-nama lain begitu rapat, sehingga kemungkinan kekeliruan mencontreng cukup tinggi. Jika ada pemilih yang terlalu bersemangat, contrengannya bisa ke mana-mana. Dua ancaman yang terjadi. Pertama,  KPU dan saksi kebingungan  memutuskan kemana suara tadi diserahkan. Kedua, suara tadi menjadi rusak. Sosialisasi yang super cepat seperti sekarang, semoga saja bisa menimalisir kesalahan atau kemungkinan hangus atau tidak sah nya suara.

Itulah. Dalam sosialisasi pencontrengan, masih ada saja orang menanyakan dan menyatakan kesukaannya mencoblos. Tidak salah memang jika surat suara dicoblos. Tetapi persoalannya, alat mencoblosnya tak ada lagi. Sudah tidak disediiakan  KPU lagi. Kita nggak tahu alat memilih spidol yang  disediakan apakah efektif digunakan, atau malah tetap digunakan mencoblos.

Seorang pria tua pada sebuah dusun berteriak: Saya pokoknya bisanya cuma mencoblos. Upps, gawat.

Comments

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment

Lawakan Ala Cilacap

English Arabic Chinese (Traditional) Hindi Italian Korean Portuguese Filipino Indonesian

Tradisi & Budaya

Lain - Lain


Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra
Jumat, 07 Agustus 2009 19:45
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper
Senin, 30 Maret 2009 12:57
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal
Minggu, 15 Maret 2009 08:24
Petir Menyambar Rumah Warga
Rabu, 25 Februari 2009 08:45

Seputar Olahraga

  • Lippi Masih Seleksi Pemain ROMA - Pelatih Timnas Italia Marcelo Lippi mengaku sama sekali belum menentukan skuad terbaik timnya. Dia justru menyatakan kalau semua pemain yang ada saat ini masih dalam proses seleksi. Menyadari kalau...
  • United Kalah, Bukan Salah Vidic MANCHESTER - Mengaku kecewa dengan kekalahan yang diderita timnya saat berhadapan dengan Liverpool, Bek Manchester United Rio Ferdinand tetap menolak jika semua tudingan diarahkan kepada Nemanja Vidic....
  • Madrid Lepas 18 Pemain MADRID - Real Madrid langsung mengevaluasi skuadnya pascakegagalan di Liga Champions. Lebih lanjut Madrid akan melego 18 pemainnya di akhir musim ini. Seperti dikutip El Mundo Deportivo, Sabtu (14/3/2009),...
  • Arsenal Menangkan Duel Premier League vs Serie A ROMA - Habis sudah harapan wakil Italia berprestasi di Liga Champions musim ini. Italia harus mewakili ketangguhan klub Premier League setelah wakil terakhirnya AS Roma dibekuk Arsenal pada babak 16 besar...
  • Macau Grand Prix   Macau adalah pulau indah yang ramai dengan perjudian dan banyak hotel hotel megah yang baru didirikan sehingga menarik perhatian dunia, di Macau ini casino dan perjudian adalah legal. Kesekian kalinya...
  • 1
  • 2
109564
Hari iniHari ini216
KemarinKemarin0
Minggu iniMinggu ini216
Bulan iniBulan ini216
TotalTotal109564

  

Hakcipta © 2010 Cilacap Online. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah perangkat lunak gratis yang dirilis dibawah lisensi GNU/GPL.