Jumat, Januari 01, 2010
   
TEXT_SIZE

Kunci

Penilaian Pengunjung: / 0
TerjelekTerbaik 
Kunci
KEPEMIMPINAN memang kunci penyelenggaraan dan pengelolaan negara. Tapi, bukan satu-satunya faktor penentu. Pernyataan itu disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), jelang maghrib, pada Selasa (2/12/2008) di Istana Negara. Persisnya, saat menerima peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XLII Lemhannas RI.

".... kepemimpinan itu penting. Orang mengatakan sangat penting, kunci. Tapi ingat, negara itu berjalan. Negara itu dikelola oleh banyak faktor, sistem, nilai dan kultur, serta tingkat kompleksitas permasalahan. Ada faktor-faktor eksternal yang begitu memengaruhi keadaan dalam negeri itu," ujar Presiden SBY.

Ia menyebut, sepuluh tahun lalu, krisis keuangan Asia melanda, menambah buruk kondisi dalam negeri kita yang kala itu memang sudah susah. Ada krisis kepemimpinan, ada reformasi berskala besar, dan sebagainya. Jadi, banyak faktor yang memengaruhi. Kini, ada contoh di depan mata: Thailand, India, dan Amerika. Kita mendapatkan di sana krisis kepemimpinan, krisis demokrasi, dan krisis ekonomi. Jadi, memang kompleks adanya.

Sebagai kunci, pemimpin dan kepemimpinan, berhubung-kait dengan berbagai faktor yang kompleks itu. Namun, ketika sistem, nilai, dan budaya penyelenggaraan negara telah terbangun kukuh, maka kepemimpinan menguatkan seluruh sendinya.

Sejarah perjalanan bangsa ini menunjukkan, kebergantungan terhadap pemimpin dan kepemimpinan telah menyeret kita kepada fatamorgana. Karena itulah benar keterpaduan antara kepemimpinan dengan sistem, nilai, dan budaya tata kelola negara dan pemerintah, menjadi tiang sangga bangsa yang tegak berpijak di atas fundamental rakyat.

Dalam konteks itulah, saat mata dan telinga rakyat dikunjungi oleh aneka iklan politik, yang menawarkan deskripsi serba instan tentang pemimpin dan kepemimpinan, kita temukan realitas pentingnya sistem. Sejak dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, empat tahun lalu, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla berhasil mengembalikan bangsa ini pada track yang benar.

Sistem yang dibangun pasangan pemimpin nasional ini telah memberi koridor yang sangat luas dan terbuka untuk berlangsungnya reformasi dan demokrasi yang beradab. Setidaknya, kepemimpinan SBY-JK telah merentangkan triple track. Yakni: Track untuk meningkatan pertumbuhan dengan mengutamakan ekspor dan investasi; Track untuk menggerakkan sektor riil guna menciptakan lapangan kerja; dan Track untuk merevitalisasi pertanian, kehutanan, kelautan dan ekonomi perdesaan. Kesemua track itu berujung pada upaya kolektif bangsa mengurangi kemiskinan.

Setelah mengalami fase centang perenang sejak 1999, saat kita secara sengaja mengubah reformasi menjadi deformasi, baru pada era kepemimpinan SBY - JK inilah, reformasi berlangsung sesuai dengan track-nya yang benar. Yaitu jalan untuk mencapai tata kehidupan rakyat, masyarakat, negara, dan bangsa yang sesuai dengan tujuan kemerdekaan bangsa. Paling tidak, kepemimpinan SBY-JK telah menjadi kunci bagi bangsa ini membuka oportunitas untuk menjawab tantangan-tantangan global secara visioner ke masa depan.

Keberhasilan menciptakan kondisi dan track untuk hidup mandiri, dinamis, dan sejahtera, ini merupakan realitas obyektif. Hanya mereka yang berakal sehat dan berpandangan visioner dapat melihat dan merasakan hal ini.

Kecerdasan, akal sehat, dan kearifan akan memandu kita memahami realitas dengan baik sangka (husnudzan). Kepandiran, subyektivitas, dan keterjajahan ambisi akan menjerumuskan kita mengabaikan realitas, dan tenggelam dalam jebakan fantasi buruk sangka. Pernyataan ini, juga kunci dalam memandang masa depan.

Comments

Name *
Email (For verification & Replies)
URL
Code   
ChronoComments by Joomla Professional Solutions
Submit Comment

Lawakan Ala Cilacap

English Arabic Chinese (Traditional) Hindi Italian Korean Portuguese Filipino Indonesian

Tradisi & Budaya

Lain - Lain


Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra
Jumat, 07 Agustus 2009 19:45
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper
Senin, 30 Maret 2009 12:57
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal
Minggu, 15 Maret 2009 08:24
Petir Menyambar Rumah Warga
Rabu, 25 Februari 2009 08:45

Seputar Olahraga

  • Lippi Masih Seleksi Pemain ROMA - Pelatih Timnas Italia Marcelo Lippi mengaku sama sekali belum menentukan skuad terbaik timnya. Dia justru menyatakan kalau semua pemain yang ada saat ini masih dalam proses seleksi. Menyadari kalau...
  • United Kalah, Bukan Salah Vidic MANCHESTER - Mengaku kecewa dengan kekalahan yang diderita timnya saat berhadapan dengan Liverpool, Bek Manchester United Rio Ferdinand tetap menolak jika semua tudingan diarahkan kepada Nemanja Vidic....
  • Madrid Lepas 18 Pemain MADRID - Real Madrid langsung mengevaluasi skuadnya pascakegagalan di Liga Champions. Lebih lanjut Madrid akan melego 18 pemainnya di akhir musim ini. Seperti dikutip El Mundo Deportivo, Sabtu (14/3/2009),...
  • Arsenal Menangkan Duel Premier League vs Serie A ROMA - Habis sudah harapan wakil Italia berprestasi di Liga Champions musim ini. Italia harus mewakili ketangguhan klub Premier League setelah wakil terakhirnya AS Roma dibekuk Arsenal pada babak 16 besar...
  • Macau Grand Prix   Macau adalah pulau indah yang ramai dengan perjudian dan banyak hotel hotel megah yang baru didirikan sehingga menarik perhatian dunia, di Macau ini casino dan perjudian adalah legal. Kesekian kalinya...
  • 1
  • 2
109526
Hari iniHari ini178
KemarinKemarin0
Minggu iniMinggu ini178
Bulan iniBulan ini178
TotalTotal109526

  

Hakcipta © 2010 Cilacap Online. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah perangkat lunak gratis yang dirilis dibawah lisensi GNU/GPL.