Ditulis oleh Cilacap Online Kamis, 19 Februari 2009 23:49
JAKARTA - Sebuah situs yang menawarkan jasa wanita panggilan secara online, turut memasukkan nama artis-artis Indonesia.
Di sebuah situs yang diduga dikelola oleh pria bernama Hartono, menawarkan jasa Wanita Tuna Susila (WTS) dari berbagai latar, seperti luar negeri, Arab-India, China. Yang luar biasa, di situs protitusi tersebut, juga menghadirkan nama artis Indonesia yang bisa 'dipakai', seperti, Sarah Azhari, Intan Nuraini, Masayu Anastasia, hingga Nabila Syakieb. Total terdapat 25 nama artis yang digunakan mucikari fiktif itu untuk mendompleng situsnya.
Dalam pantauan okezone, Selasa (16/2/2009), di situs ini terdapat pesan yang mengatakan kalau, jasa ini dikelola sepenuhnya oleh Mucikari kawakan, Hartono Prapanca. Namun foto-foto yang tertera sepertinya bukan hasil jepretan asli melainkan diambil dari internet. Ini terbukti dengan resolusi foto yang berbeda, bahkan ukuran piksel-nya cenderung pecah saat di zoom. Entah tidak profesional atau memang akal-akalan pemilik situs.
"Terkenal, terbaik & terpercaya sejak doloe dengan koleksi-wanita-wanita cantik, menarik & berkepribadian untuk model/SPG & sesuai dengan kebutuhan. Ingat-ingat jangan kemana-mana. Semua ada disini &pasti puas! awas tertipu!Hartono asli & paten," begitu isi pesan dari situs tersebut.
Hartono Prapanca sendiri, merupakan mucikari yang terkenal pada tahun 1990-an. Dia pernah dihebohkan sebagai, pemasok wanita-wanita panggilan untuk para pejabat. Namanya makin mencuat, setelah berhasil menggandeng artis-artis terkenal dimasanya, untuk 'dipekerjakan'. Hartono Prapanca disinyalir bukanlah nama asli mucikari tersebut. Pasalnya, kata Prapanca diambil dari lokasi yang diklaim sebagai kantor prostitusi tersebut, di Prapanca, Jakarta Selatan.
Dalam situs tersebut pun terdapat dua buah nomor telepon yang bisa dihubungi. Saat okezone melacaknya, kedua nomor tersebut memang aktif. Sayangnya, satu nomor selalu bernada sibuk, sedangkan nomor yang lain tidak kunjung direspon
Msn/Okezone.com
Lawakan Ala Cilacap
Tradisi & Budaya
|
Penyelamatan Ribuan Wayang Kuno Terkendala Dana Minggu, 17 Mei 2009 03:19 |
|
Komunitas Pinggir Ajarkan Tradisi Menulis di Kalangan Remaja Kamis, 12 Maret 2009 09:47 |
|
Sedekah Laut Sedot Wisatawan ke Cilacap Selasa, 13 Januari 2009 12:14 |
Lain - Lain
|
Aktivis Seni Semarang Berduka Atas Kematian WS Rendra Jumat, 07 Agustus 2009 19:45 |
|
Terimakasih Toek Seorang Bernama Kuper Senin, 30 Maret 2009 12:57 |
|
Bayi Kembar Siam Asal Ambon Meninggal Minggu, 15 Maret 2009 08:24 |
|
Petir Menyambar Rumah Warga Rabu, 25 Februari 2009 08:45 |














Comments